Minggu, 28 November 2021

Kulit Jengkol Antidiabetes

 

Diabetes merupakan penyakit kelainan metabolisme yang disebabkan produksi dan ketersediaan hormon insulin yang berkurang dalam tubuh.

Sabtu, 27 November 2021

Popmama Parenting Academy 2021: Menjaga Kesehatan Mental Anak dan Orang Tua di Masa Pandemi

 

Pandemi mengubah banyak hal di kehidupan kita. Keluarga adalah yang terdampak dan anak-anak menjadi "silent victim", korban yang tak bisa bersuara. Dari sisi tumbuh kembang anak, kesehatan, dan pendidikan mereka terhambat. Dari sisi keluarga, ekonomi, serta kualitas hidup aman dan nyaman pun terdampak. Karena pandemi pula, catatan kekerasan pada anak meningkat. Namun, kita tetap optimis, pandemi segera berakhir. Apa yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki hal yang dirusak oleh pandemi? Ternyata banyak. Itulah yang menjadi dasar Popmama.com menggelar Popmama Parenting Academy. Kita yakin bila orangtua bersatu, dampak pandemi pada anak-anak bisa segera dipulihkan agar tidak menjadi halangan masa depan mereka. 

Melinjo Turunkan Hipertensi

 


Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang serius. Penyakit itu pada umumnya membutuhkan pengobatan dalam jangka waktu yang panjang sehingga timbul efek samping yang tidak diinginkan. 

Jumat, 26 November 2021

Sirih Antikanker

 


Sirih Piper betle berpotensi memiliki aktivitas sitotoksik karena mengandung flavonoid yang dikenal sebagai senyawa antikanker. 

Kamis, 11 Agustus 2016

Apel dan Pisang Cegah Asma




Anak Anda menderita asma? Mulai sekarang anak Anda sebaiknya biasakan menyantap apel dan pisang setiap hari. 

Senin, 08 Agustus 2016

Teh Tingkatkan Daya Ingat





Anda seorang penggemar minum teh? Teruskan kebiasaan Anda. Berarti Anda telah meningkatkan daya ingat Anda.


Rabu, 02 September 2015

Selasa, 01 September 2015

Ayo Makan Tomat!




Yuk beli tomat! Selain bisa membantu petani tomat, kita juga bisa sehat, terutama kaum hawa.

Senin, 24 Agustus 2015

Pria Perbanyak Makan Kedelai



Pria yang ingin mengantisipasi serangan kanker prostat, santaplah olahan kedelai. Riset Sapporo Medical University School of Medicine, Jepang, membuktikan kandungan isoflavon pada kedelai ampuh menurunkan risiko terkena kanker. Uji klinis itu melibatkan 200 pria yang mengidap berbagai tingkatan kanker prostat—1 kasus stadium 1; 131 kasus stadium 2; 44 kasus stadium 3; dan 24 kasus stadium 4—dan 200 pria sehat sebagai kontrol. Pasien yang mengkonsumsi 12 macam olahan kedelai mengalami kenaikan isoflavon. Asupan isoflavon berkorelasi dengan kenaikan asupan magnesium, lemak omega-3, dan omega-6. Kenaikan itu secara signifikan dapat diasosiasikan dengan penurunan risiko kanker prostat. Rata-rata tertinggi asupan isoflavon (89,9 mg/d) setara dengan 58% penurunan risiko kanker prostat dibanding asupan terendah (di bawah 30,5 mg/d). Isoflavon potensial mencegah kanker prostat karena aktivitas oestrogenik lemah yang terkandung di dalamnya menurunkan kadar testosteron dan merangsang 5 alpha-reductase—enzim yang terlibat dalam metabolisme testosteron.***


Kamis, 18 Desember 2014

Puring: Tanaman Kuburan Antikanker



Daun puring berpotensi sebagai antikanker

Penggemar tanaman hias pasti tidak asing dengan tanaman puring (Codiaeum variegatum. Daunnya yang berwarna atraktif dengan beragam corak membuatnya kerap digunakan sebagai penghias taman. Bahkan beberapa orang mengenal tanaman itu sebagai tanaman kuburan karena banyak ditanam di pusara makam. Siapa sangka daun puring itu ternyata memiliki khasiat bagi kesehatan. Dalam beberapa penelitian puring dikenal berefek sebagai peluruh keringat, abortivum alias penggugur janin, dan membantu meredakan demam. Hasil penelitian Rika Uni Nurapriani, dari Fakultas Farmasi Universitas Surabaya, dalam tesisnya daun puring bahkan berpotensi sebagai obat antikanker. Wow... hebat sekali bukan?

Rabu, 17 Desember 2014

Tespong: Lalapan Khas Sunda Berefek Antimikroba

Tespong lalapan khas Sunda berefek antimikroba
Satu lagi lalapan khas Sunda yang kerap tersaji di restoran makanan khas Priangan adalah tespong Oenanthe javanica. Tespong adalah tanaman perdu tegak, tinggi mencapai 10-150 cm, daunnya bertangkai dan mempunyai anak daun yang tersusun berselang. Bunga berwarna putih yang tersusun satu tandan.
Selain banyak digunakan sebagai lalap, seladren--nama lain tespong dalam bahasa Jawa--juga dipercaya sebagai obat antinyeri pinggang, demam, flu, memar, digigit ular, dan kalajengking. Itulah sebabnya pengalaman empiris masyarakat Sunda tersebut mendorong kalangan akademisi untuk meneliti khasiat tanaman lalapan itu. Salah satunya dilakukan oleh Tina Rostinawati MSi, Apt, dari Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran.

Senin, 08 Desember 2014

Pohpohan: Lalapan Berkhasiat

Pohpohan Pilea trinervia, lalapan khas sunda berkhasiat 

Jika berkunjung ke kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sekali-sekali mampirlah ke rumah makan khas sunda yang mudah dijumpai di kawasan itu. Jika anda penggemar lalapan, mintalah daun pohpohan sebagai teman lauk pauk saat bersantap makan. Pohpohan itu bercitarasa unik: agak sepat dan sedikit pahit. Meski rasanya terasa khas, sebaiknya Anda lebih sering mengonsumsi pohpohan Pilea trinervia. Lalapan itu ternyata berkhasiat banyak lho. Salah satunya berpotensi untuk membantu menurunkan kadar gula darah. Itu terbukti secara ilmiah dalam hasil penelitian Shinta Amelia, alumnus Jurusan Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Tunas Husada, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Selasa, 02 Desember 2014

Ramuan Herbal dari Kersen Untuk Berbagai Penyakit


1. Hipertensi

Jemur daun kersen sampai kering, seperti kita membuat teh. Setelah daun kering seduh secukupnya dengan air putih panas untuk satu gelas kecil. Tunggu beberapa saat hingga air putih berubah seperti air teh. Minum dua kali sehari.



2. Antidiabetes

Gunakan 50-100 gram daun kersen yang telah dicuci bersih dan rebus dalam seliter air hingga mendidih dan tersisa separuhnya. Hasil rebusan itu minum dua kali sehari. Jika menggunakan ekstrak daun kering, 2-5 gram  seduh dalam 200 ml air.



3. Asam Urat

Makan buah sembilan butir buah kersen tiga kali sehari. Itu terbukti dapat mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan oleh penyakit asam urat.



4. Kolesterol

Rebus 1-2 gengam daun talok segar dengan tiga gelas air. Sisakan air rebusan hingga tinggal satu gelas dan minum ramuan itu secara teratur tiga kali sehari.

Sumber: Tabloid Cempaka 

Daun Kersen Antidiabetes

Daun kersen berpotensi sebagai herbal penurun gula darah




Kersen Muntingia calabura banyak tumbuh di kawasan pemukiman. Tajuknya yang melebar membuat tanaman itu cocok untuk pohon peneduh. Buahnya yang berasa manis sangat disukai anak-anak. Pada saat musim berbuah pohon kersen dapat mengundang burung-burung untuk hinggap. Kehadiran burung itu dapat menghadirkan suasana desa seandainya ditanam di pemukiman yang berlokasi di perkotaan. Rupanya faedah kersen tak hanya sosoknya yang rindang dan buahnya yang dapat mengundang burung. Daun kersen yang berukuran mungil ternyata juga berkhasiat. Itu dibuktikan dari hasil riset
Rinakit Pria Utama dari Universitas Jember.

Daun Lobak Berpotensi Antikanker

http://cdn.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2013/03/09/161652/540x270/makan-lobak-cara-gampang-kurangi-berat-badan.jpg 
Daun lobak berpotensi antikanker
Lobak seringkali dijual hanya umbinya untuk sayuran. Sementara daunnya dipangkas dan hanya disisakan sedikit. Padahal, hasil penelitian ilmiah yang dilakukan Hanum Hanindita dari Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Jawa Tengah, daun lobak berpotensi sebagai antikanker dengan menghambat radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh.


Rabu, 01 Oktober 2014

Biji Pepaya Cegah Jantung Koroner?


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSfdzpc64sHg0nDkjyGATXwDs3vi2GLvdoFRqEoUKsGFXwRk6mdIVJzE8uI-1OwoqOCOmvXwbq84fvdG1zv8Tm1etAJkLwID3iDthRUgbNPND22rqHVNm5ckuKbZH5YNMrT2ZQ0D5esRC_/s400/pepaya+buah+matang.jpg

Foto: http://khasiatdaunpepaya.blogspot.com/2012/10/kandungan-biji-pepaya.html

Diet lemak tinggi menyebabkan peningkatan kadar kolesterol jahat alias Low Density Lipoprotein (LDL). Peningkatan LDL berhubungan dengan timbulnya aterosklerosis alias plak sehingga menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah. Jika penyempitan terjadi di pembuluh darah otak, maka dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah di otak atau stroke. Jika penyempitan terjadi di pembuluh darah jantung maka dapat menyebabkan serangan jantung koroner.


Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan pembunuh nomor satu di banyak negara maju, bahkan di negara berkembang, seperti Indonesia. Angka kejadian penyakit jantung koroner selama 5 tahun terakhir menduduki peringkat pertama sebagai pembunuh nomor satu. Di masa mendatang jumlahnya diperkirakan makin meningkat dengan adanya pola makan serba lemak dan instan serta kemudahan yang membuat manusia makin malas beraktivitas fisik.


Siapa sangka salah satu bahan alam yang dapat membantu mengurangi risiko arterosklerosis itu ternyata biji pepaya Carica papaya yang selama ini selalu dibuang. 

Jumat, 26 September 2014

Daun Salam Penurun Gula Darah



http://manfaatsehat.com/wp-content/uploads/2014/02/manfaat-daun-salam.jpg 
Daun salam terbukti berefek menurunkan kadar gula darah
Foto: http://manfaatsehat.com/wp-content/uploads/2014/02/manfaat-daun-salam.jpg

 Pemanfaatan bahan nabati untuk pengobatan secara tradisi sudah dilakukan oleh masyarakat di Indonesia. Salah satu bahan nabati yang digunakan adalah daun salam Syzygium polyanthum (wight) Walp.

Rabu, 24 September 2014

Faedah Petai Untuk Anemia


 
Foto: http://www.indochinekitchen.com/recipes/spicy-prawns-with-sataw-beans-sambal-udang-petai/
Wow... Tak disangka petai yang kerap dibenci karena baunya yang kurang enak ternyata berfaedah bagi kesehatan.

Selasa, 23 September 2014

Khasiat si Buruk Rupa

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdcdRyT_WrKhcXehkM9MTzNxUJGVomKx7IIRRoYcYNVv49nSLpIjo4VE40rUvo0bHAZFr9MIXZ3-j_1rBvIpZJJIlUTihmGUAtoUIXkNj08PleU4k63CHKUd5HeEF0KvFC1zg-xRsS7pI/s1600/pare2.jpg

Jangan melihat tampang pare yang buruk. Sekujur tubuh beralur tak beraturan dan berbintil-bintil, jauh dari kesan mulus. Sudah begitu rasanya pahit pula. Meski demikian, anggota famili Cucurbitaceae itu bukan kasta pare alias terendah. Di balik sosoknya, si buruk rupa itu terbukti secara ilmiah mengatasi diabetes mellitus, antibakteri, dan antivirus.