Pria yang
ingin mengantisipasi serangan kanker prostat, santaplah olahan kedelai.
Rabu, 02 September 2015
Selasa, 01 September 2015
Selasa, 25 Agustus 2015
Senin, 24 Agustus 2015
Pria Perbanyak Makan Kedelai
Pria yang ingin mengantisipasi
serangan kanker prostat, santaplah olahan kedelai. Riset Sapporo Medical
University School of Medicine, Jepang, membuktikan kandungan isoflavon pada
kedelai ampuh menurunkan risiko terkena kanker. Uji klinis itu melibatkan 200
pria yang mengidap berbagai tingkatan kanker prostat—1 kasus stadium 1; 131
kasus stadium 2; 44 kasus stadium 3; dan 24 kasus stadium 4—dan 200 pria sehat
sebagai kontrol. Pasien yang mengkonsumsi 12 macam olahan kedelai mengalami
kenaikan isoflavon. Asupan isoflavon berkorelasi dengan kenaikan asupan
magnesium, lemak omega-3, dan omega-6. Kenaikan itu secara signifikan dapat
diasosiasikan dengan penurunan risiko kanker prostat. Rata-rata tertinggi
asupan isoflavon (89,9 mg/d) setara dengan 58% penurunan risiko kanker prostat
dibanding asupan terendah (di bawah 30,5 mg/d). Isoflavon potensial mencegah
kanker prostat karena aktivitas oestrogenik lemah yang terkandung di dalamnya menurunkan kadar testosteron dan
merangsang 5 alpha-reductase—enzim yang terlibat dalam metabolisme
testosteron.***
Kamis, 18 Desember 2014
Puring: Tanaman Kuburan Antikanker
Daun puring berpotensi sebagai antikanker
Penggemar tanaman hias pasti tidak asing dengan tanaman puring (Codiaeum variegatum. Daunnya yang berwarna atraktif dengan beragam corak membuatnya kerap digunakan sebagai penghias taman. Bahkan beberapa orang mengenal tanaman itu sebagai tanaman kuburan karena banyak ditanam di pusara makam. Siapa sangka daun puring itu ternyata memiliki khasiat bagi kesehatan. Dalam beberapa penelitian puring dikenal berefek sebagai peluruh keringat, abortivum alias penggugur janin, dan membantu meredakan demam. Hasil penelitian Rika Uni Nurapriani, dari Fakultas Farmasi Universitas Surabaya, dalam tesisnya daun puring bahkan berpotensi sebagai obat antikanker. Wow... hebat sekali bukan?
Rabu, 17 Desember 2014
Tespong: Lalapan Khas Sunda Berefek Antimikroba
Tespong lalapan khas Sunda berefek antimikroba
Satu lagi lalapan khas Sunda yang kerap tersaji di restoran makanan khas Priangan adalah tespong Oenanthe javanica. Tespong adalah tanaman perdu tegak, tinggi mencapai 10-150 cm, daunnya bertangkai dan mempunyai anak daun yang tersusun berselang. Bunga berwarna putih yang tersusun satu tandan.
Selain banyak digunakan sebagai lalap, seladren--nama lain tespong dalam bahasa Jawa--juga dipercaya sebagai obat antinyeri pinggang, demam, flu, memar, digigit ular, dan kalajengking. Itulah sebabnya pengalaman empiris masyarakat Sunda tersebut mendorong kalangan akademisi untuk meneliti khasiat tanaman lalapan itu. Salah satunya dilakukan oleh Tina Rostinawati MSi, Apt, dari Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran.
Senin, 08 Desember 2014
Pohpohan: Lalapan Berkhasiat
Pohpohan Pilea trinervia, lalapan khas sunda berkhasiat
Jika berkunjung ke kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sekali-sekali mampirlah ke rumah makan khas sunda yang mudah dijumpai di kawasan itu. Jika anda penggemar lalapan, mintalah daun pohpohan sebagai teman lauk pauk saat bersantap makan. Pohpohan itu bercitarasa unik: agak sepat dan sedikit pahit. Meski rasanya terasa khas, sebaiknya Anda lebih sering mengonsumsi pohpohan Pilea trinervia. Lalapan itu ternyata berkhasiat banyak lho. Salah satunya berpotensi untuk membantu menurunkan kadar gula darah. Itu terbukti secara ilmiah dalam hasil penelitian Shinta Amelia, alumnus Jurusan Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Tunas Husada, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Selasa, 02 Desember 2014
Ramuan Herbal dari Kersen Untuk Berbagai Penyakit
Jemur
daun kersen sampai kering, seperti kita membuat teh. Setelah daun
kering seduh secukupnya dengan air putih panas untuk satu gelas kecil.
Tunggu beberapa saat hingga air putih berubah seperti air teh. Minum dua
kali sehari.
2. Antidiabetes
Gunakan
50-100 gram daun kersen yang telah dicuci bersih dan rebus dalam
seliter air hingga mendidih dan tersisa separuhnya. Hasil rebusan itu
minum dua kali sehari. Jika menggunakan ekstrak daun kering, 2-5 gram seduh dalam 200 ml air.
3. Asam Urat
Makan
buah sembilan butir buah kersen tiga kali sehari. Itu terbukti dapat
mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan oleh penyakit asam urat.
4. Kolesterol
Rebus
1-2 gengam daun talok segar dengan tiga gelas air. Sisakan air rebusan
hingga tinggal satu gelas dan minum ramuan itu secara teratur tiga kali
sehari.
Sumber: Tabloid Cempaka
Daun Kersen Antidiabetes
Kersen Muntingia calabura banyak tumbuh di kawasan pemukiman. Tajuknya yang melebar membuat tanaman itu cocok untuk pohon peneduh. Buahnya yang berasa manis sangat disukai anak-anak. Pada saat musim berbuah pohon kersen dapat mengundang burung-burung untuk hinggap. Kehadiran burung itu dapat menghadirkan suasana desa seandainya ditanam di pemukiman yang berlokasi di perkotaan. Rupanya faedah kersen tak hanya sosoknya yang rindang dan buahnya yang dapat mengundang burung. Daun kersen yang berukuran mungil ternyata juga berkhasiat. Itu dibuktikan dari hasil riset
Rinakit Pria Utama dari Universitas Jember.
Daun Lobak Berpotensi Antikanker
Daun lobak berpotensi antikanker
Lobak seringkali dijual hanya umbinya untuk sayuran. Sementara daunnya dipangkas dan hanya disisakan sedikit. Padahal, hasil penelitian ilmiah yang dilakukan Hanum Hanindita dari Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Jawa Tengah, daun lobak berpotensi sebagai antikanker dengan menghambat radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh.
Rabu, 01 Oktober 2014
Biji Pepaya Cegah Jantung Koroner?

Foto: http://khasiatdaunpepaya.blogspot.com/2012/10/kandungan-biji-pepaya.html
Diet lemak tinggi menyebabkan peningkatan kadar kolesterol jahat alias Low Density Lipoprotein (LDL). Peningkatan LDL berhubungan dengan timbulnya aterosklerosis alias plak sehingga menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah. Jika penyempitan terjadi di pembuluh darah otak, maka dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah di otak atau stroke. Jika penyempitan terjadi di pembuluh darah jantung maka dapat menyebabkan serangan jantung koroner.
Diet lemak tinggi menyebabkan peningkatan kadar kolesterol jahat alias Low Density Lipoprotein (LDL). Peningkatan LDL berhubungan dengan timbulnya aterosklerosis alias plak sehingga menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah. Jika penyempitan terjadi di pembuluh darah otak, maka dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah di otak atau stroke. Jika penyempitan terjadi di pembuluh darah jantung maka dapat menyebabkan serangan jantung koroner.
Penyakit jantung koroner (PJK)
merupakan pembunuh nomor satu di banyak negara maju, bahkan di negara berkembang,
seperti Indonesia. Angka kejadian penyakit jantung koroner selama 5 tahun terakhir
menduduki peringkat pertama sebagai pembunuh nomor satu. Di masa mendatang
jumlahnya diperkirakan makin meningkat dengan adanya pola makan serba lemak dan
instan serta kemudahan yang membuat manusia makin malas beraktivitas fisik.
Siapa sangka salah satu bahan alam yang dapat membantu mengurangi
risiko arterosklerosis itu ternyata biji pepaya Carica papaya yang selama ini selalu dibuang.
Jumat, 26 September 2014
Daun Salam Penurun Gula Darah
Daun salam terbukti berefek menurunkan kadar gula darah
Foto: http://manfaatsehat.com/wp-content/uploads/2014/02/manfaat-daun-salam.jpg
Pemanfaatan bahan nabati untuk pengobatan secara tradisi sudah dilakukan oleh
masyarakat di Indonesia. Salah satu bahan nabati yang digunakan adalah daun salam
Syzygium polyanthum (wight) Walp.
Rabu, 24 September 2014
Faedah Petai Untuk Anemia
Foto: http://www.indochinekitchen.com/recipes/spicy-prawns-with-sataw-beans-sambal-udang-petai/
Wow... Tak disangka petai yang kerap dibenci karena baunya yang kurang enak ternyata berfaedah bagi kesehatan.
Selasa, 23 September 2014
Khasiat si Buruk Rupa

Jangan
melihat tampang pare yang buruk. Sekujur tubuh beralur tak beraturan dan
berbintil-bintil, jauh dari kesan mulus. Sudah begitu rasanya pahit pula. Meski
demikian, anggota famili Cucurbitaceae itu bukan kasta pare alias terendah. Di
balik sosoknya, si buruk rupa itu terbukti secara ilmiah mengatasi diabetes
mellitus, antibakteri, dan antivirus.
Senin, 22 September 2014
INILAH HERBAL YANG SUDAH TERUJI KLINIS
Inilah dia beberapa jenis tanaman obat yang sudah teruji klinis. Uji klinis adalah bukti tersahih dalam dunia pengobatan. Artinya, tanaman obat itu telah resmi diklaim sebagai obat atau penyembuh, bukan sekadar suplemen atau jamu.
Sabtu, 05 Oktober 2013
AFRODISIAK DARI DASAR LAUT
Teripang
Hingga kini gangguan seksual seperti disfungsi ereksi memang masih menjadi momok bagi kaum adam. Prof Dr dr Susilo Wibowo MS Med SpAnd dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro melakukan studi tentang kasus disfungsi ereksi di Jakarta. Riset melibatkan 20 dokter, 20 sinshe, dan 8.628 pasien. Hasil penelitian menunjukkan jumlah pasien disfungsi ereksi yang berobat ke dokter mencapai 6,64%, yang berobat ke sinshe 49,81% (sebanyak 1.666 pasien dari total 3.345 pasien). Jumlah penderita disfungsi ereksi juga semakin meningkat.
Jumlah pasien yang berkonsultasi ke klinik pasutri milik dr Boyke Dian Nugaraha SpOG MARS, rata-rata meningkat 10—20%. Menurut Boyke, banyak faktor penyebab disfungsi ereksi. Faktor psikis seperti stres berkepanjangan atau suami terus-menerus di bawah tekanan istri mencapai 40—50%. Disfungsi ereksi akibat faktor psikis dapat terjadi temporer dan permanen. Gangguan terjadi sewaktu-waktu ketika seorang pria bekerja terlampau lelah, takut, atau marah kepada pasangannya.
Gangguan yang terjadi terus-menerus biasanya merupakan kelainan jiwa neurosis. Berbagai hal memicu timbulnya kelainan itu. Contohnya kebencian atau takut di bawah sadar kepada wanita. Sementara kasus disfungsi ereksi karena kelainan pembuluh darah akibat diabetes mellitus dan tekanan darah tinggi mencapai 50—60%. Kebiasaan buruk seperti merokok, minum minuman keras, dan mengonsumsi narkoba turut andil menyebabkan disfungsi ereksi. Untuk mengatasi gangguan seksual itu, masyarakat di tanahair lebih suka berobat menggunakan bahan alam atau terapi alternatif, seperti terlihat pada hasil penelitian Susilo. “Pengobatan nonmedis memang lebih terjangkau,” ujar Susilo.
Menurut dosen Departemen Manajeman Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr Ir Etty Riani MS, potensi bahan alam yang berefek afrodisiak memang melimpah di tanahair. Bahkan, bahan alam itu tersedia hingga di dasar laut...
Jumat, 04 Oktober 2013
Obat Tradisional Makin Terhormat
Kedudukan obat tradisional kini makin terhormat. Beberapa rumahsakit dan puskesmas kini mulai membuka poli obat tradisional.
Kabar gembira bagi masyarakat yang menginginkan pengobatan secara alami. Kini beberapa rumahsakit dan puskesmas mulai memberi pilihan jenis pengobatan: pengobatan obat sintetis kimia atau obat alami (herbal).
Kamis, 03 Oktober 2013
Lemah Syahwat? Konsumsi Minyak Kemiri!
Pasti tidak ada yang menyangka kalau kemiri bisa membantu mengatasi lemah syahwat. Yang kita tahu kemiri hanya untuk bumbu masakan agar masakan kita terasa makin gurih.
Rabu, 02 Oktober 2013
Indonesia Surga Tanaman Obat
Indonesia sesungguhnya kaya dengan tanaman obat. Hasil survei Kementerian Kesehatan baru-baru ini berhasil mengumpulkan 1.500 ramuan obat tradisional yang terbuat dari 24.927 jenis nama lokal tanaman obat yang tumbuh di Indonesia. Jumlah ramuan itu baru diperoleh dari 20% dari total 1.168 etnis di Indonesia.
Menurut Sekretaris Jenderal Kelompok Kerja Nasional Tanaman Obat Indonesia (Pokjanas TOI), Indah Yuning Prapti, seluruh kekayaan tanaman obat Indonesia itu tersimpan di kawasan hutan. Karena itu merusak hutan berarti menghancurkan kekayaan tanaman obat Indinesia. Ini tanggungjawab bersama untuk melindungi semua bahan itu dari kepunahan serta pencurian hayati (biopiracy).***
Sumber: Liputan6.com
Ini Dia Rumah Sakit Herbal Satu-Satunya di Indonesia
Matahari tepat di tengah ubun-ubun saat tim Natura Medika tiba di klinik Hortus Medicus di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Di bagian ruang tunggu tampak beberapa pasien tengah menunggu antrian untuk berobat. Menurut Kepala Klinik Hortus Medicus, dr Danang Ardiyanto, setiap hari rata-rata terdapat 150-200 pasien yang berobat ke klinik.
Menurut dr Danang di klinik Hortus Medicus, prosedur pelayanan klinik sama dengan rumahsakit konvensional. Setelah mendaftar, pasien akan dipanggil untuk menjalani diagnosis dokter. "Untuk diagnosis seluruhnya dokter, bukan herbalis yang belajar mendiagnosis secara otodidak melalui literatur," ujar dr Danang. Setelah mendiagnosis, para dokter lalu membuat resep obat. Uniknya, obat yang diberikan murni menggunakan herbal atau tanaman obat.
Dokter Danang menuturkan Klinik Hortus Medicus didirikan Kementerian Kesehatan sebagai sarana pengobatan tradisional percontohan. Selain untuk pengobatan, Kementerian Kesehatan menjadikan klinik itu sebagai tempat penelitian untuk menguji secara klinis ramuan-ramuan herbal yang selama ini baru teruji keampuhannya secara empiris. Sejak 2010 Kementerian Kesehatan melakukan eksplorasi tentang ramuan herbal yang digunakan 250 etnis di tanahair untuk mengobati berbagai penyakit.
Dokter Danang
Ardiyanto (kiri) dan Slamet Wahyono dari Balai Besar Penelitian dan
Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TO2T) Tawangmangu
Aneka jenis ramuan dari setiap etnis itulah yang diberikan kepada pasien. Perkembangan pasien kemudian dipantau. Jika terbukti ampuh, berarti ramuan itu sah secara klinis menjadi jamu atau ramuan saintifik. “Saat ini baru ramuan untuk hipertensi dan asam urat yang telah teruji secara klinis sehingga dapat disebut sebagai ramuan saintifik,” kata dr Danang. Ramuan untuk hipertensi terdiri atas kombinasi daun kumis kucing, daun seledri, dan pegagan. Sementara ramuan asam urat terdiri atas kayu secang, daun kepel, dan daun tempuyung.***
Selain pengobatan, di sana juga tersedia sarana rawat inap dan lantai akupuntur untuk pijat refleksi telapak kaki.
Langganan:
Postingan (Atom)













